December 24, 2021

Rhafa yang biasa dikenal sebagai Ebik mengejar passionnya sebagai Barista. Sebelumnya, Ebik melakoni pekerjaan sebagai supervisor pembukaan dan penutupan lahan tambang batu bara karena ia mengantongi strata satu pertambangan. Dimulai dari belajar tentang kopi di Jogja hingga akhirnya mencoba maju ke bar untuk menyeduhkan kopi bagi customer, hal-hal tersebut yang membuat Ebik jatuh hati pada profesinya sebagai Barista.

Sudah lebih dari 3 tahun Ebik menjadi Barista di Filosofi Kopi hingga akhirnya dipercaya untuk bertanggung jawab atas kedai Filosofi Kopi Semarang. Menurutnya, banyak hal sebagai barista yang ia senangi. Karena, Barista bukan hanya tentang menyeduhkan kopi untuk customer, tetapi juga menjadi salah satu cara untuk menyuarakan pendapat dan menerima masukan untuk kemajuan perusahaan.

Ebik percaya bahwa setiap orang dipertemukan untuk suatu alasan. Ia pun menitipkan pesan kepada teman-teman Baristanya untuk memberikan yang terbaik dan semaksimal mungkin dalam melakukan pekerjaan. Hal ini tentunya agar mendapatkan hasil yang maksimal juga.